Laporan Aktivitas Magang

Kegiatan magang di Bandung awalnya dijadwalkan pada desember 2013, tapi dikarenakan banyak kendala dan sebagainya di undur sampai hari ini, dan terhitung 1 bulanan kita belum ada kerjaan.
Alhamdulillah sebelum Senin, 20 Januari 2014 ada pemberitahuan di facebook dari mbak Ani tentang pemberitaan kegiatan magang di bandung yang sangat ditunggu tunggu karena bosan dengan aktifitas berulang dirumah, saya pun tidak sabar melihat pemberitahuan tetang kegiatan magang tersebut, dan sangat bersemangat memulai kegiatan magang walaupun mungkin nanti selama magang disibukkan dengan aktifitas yang melelahkan serta dengan tugas tugas yang menumpuk.
Jadwal pertemuan pun telah ditentukan pada tanggal 18 Januari 2014 dan anak anak yang magang di Bandung dan mendengar berita tersebut pun datang ketempat yang telah ditentukan sebelumnya yaitu di gedung FSRD ITB untuk membicarakan kegiatan magang yang berlangsung.
Pertemuan pun dilangsungkan bertempat di gedung FSRD ITB mbk Ani dan Mas Puryanto pun memberikan arahan mengenai kesedian anak anak yang magang di Bandung untuk membantu menjadi team pengajar Program Bridging Seamolec ITB, dan menjadi team pengajar untuk Program Bridging Seamolec ITB merupakan tugas pertama kita sebagai awal kegiatan anak anak magang di Bandung.
Bahan – bahan matakuliah pembekalan pun sudah ditentukan, jadi kita sudah mendapatkan acuan untuk pembekalan pengajar dalam menjelaskan materi sesuai ketentuan jadwal Program Bridging Seamolec ITB, serta kita juga diusulkan mbak ani untuk mengatur team pengajar dan membaginya menjadi beberapa team yang akan di pecah tugas dan hari kegiatannya.
Program Bridging Seamolec ITB ini berlangsung 2 minggu dan seluruh matakuliah akan dilanjutkan dengan kelas online s/d bulan mei 2014. Adapun jadwal dan matakuliah Program Bridging Seamolec ITB yaitu :
Minggu I
Senin, 20 Januari 2014
Selasa, 21 Januari 2014
Rabu, 22 Januari 2014
Kamis, 23 Januari 2014
Jumat, 24 Januari 2014
Sabtu, 25 Januari 2014
Minggu
Senin, 27 Januari 2014
Selasa, 28 Januari 2014
Rabu, 29 Januari 2014
Kamis, 30 Januari 2014
Jumat, 31 Januari 2014

Team Pengajar Program Bridging Seamolec ITB yaitu:



Setelah Mengetahui jadwal Program Bridging Seamolec ITB dan matakuliah apa yang harus dijelaskan, serta jadwal anggota team sesuai pembagian. Saya Mentari mendapatkan kesempatan bergabung dengan team 1 dengan Panji Abdul Rahman Hakim sebagai ketua dari team kami dan sekaligus sebagai penanggung jawab dari team. Dan jadwal dari team 1 adalah mengajar pada hari Selasa dan Jumat pada Minggu pertama dan pada Minggu kedua.
Selasa, 21 Januari 2013 adalah jadwal dari team 1 berkesempatan mengajar Program Bridging Seamolec ITB dari jam 08:00 – 12:00 dengan materi ajar Simulasi Digital (Kelas Maya dan Buku Digital).
Sebelum memberikan materi, pasti terlebih dahulu mempersiapkan banyak persiapan seperti menyiapkan bahan materi yang akan di presentasikan menggunakan power point, dan kita juga harus menguasai materi yang kita jelaskan. Jadi kita tidak bingung ketika diajukan beberapa pertanyaan mengenai materi yang dijelaskan.
Kegiatan mengajar untuk team 1 pun dimulai dan berlangsung pada hari Selasa, 21 Januari 2013 jam 08:00 – 12:00. Jam pertama diambil alih oleh Ketua sekaligus penanggung jawab yaitu Panji Abdul Rahman Hakim sebagai pengajar utama dengan materi Simulasi Digital (Kelas Maya dan Buku Digital). Dan anggota team lain termasuk saya menjadi team pengajar pendamping.
Hal yang pertama yang kita lakukan pada hari itu menyuruh semua anggota yang mengikuti Program Bridging Seamolec ITB menginstal Sigil, setelah terinstal semua team pengajar wajib mengecek kira kira ada atau tidak yang ketinggalan menginstal aplikasi Sigil. Dan setelah dipastikan semua sudah terinstal di masing masing leptop kami team pengajar memberikan arahan tahap demi tahap dalam mengaplikasikan aplikasi tersebut. Selanjutnya kita team pengajar memberikan arahan untuk mencari artikel artikel yang kira kira bisa dijadikan buku digital, kegiatan ini berlansung lama karena ada beberapa anggota yang mengikuti Program Bridging Seamolec ITB tidak memiliki data yang tersimpan di leptopnya jadi harus searching terlebih dahulu dengan keterbatasan koneksi yang saat itu susah sekali dan banyak yang tidak membawa modem. Dan setelah dipastikan sudah mendapatkan artikel artikel atau data yang nantinya dijadikan buku digital, langkah selanjutnya melakukan pengeditan artikel. Setelah semua fix beres dilanjutkan dengan tahap memasukkannya ke aplikasi Sigil dengan hasil akhir dalam bentuk format epub disini kita menjelaskan praktik pelaksanaan dari konversi format filenya, cara mengatur sampul cover buku digital, mengatur halaman kolovon, identitas, dan cara memasukkan gambar dan video. Kemudian terakhir proses menerapkan publikasi buku digital dari memasukkan dalam format epub ke Readium dan lagi lagi keterbatasan koneksi yang memperlambat kegiatan proses belajar mengajar tersebut. Tapi tampakanya mereka sangat berantusias dalam mengerjakan tugas mulai dari awal pengimplementasian sampai tahap finishing.
Setelah materi pertama telah usai, dilanjutkan dengan materi pembelajaran kelas maya dan disini kita melakukan pengenalan pembelajaran kelas maya dengan menggunakan aplikasi Edmodo. Pertama, kami team pengajar menjelaskan pengertian dari edmodo itu sendiri apa, jenis jenisnya, perbandingan social network dan social media learning network, manfaat edmodo sebagai social learning network dan kelebihannya, serta fitur fitur yang terdapat dalam edmodo. Kedua, setelah anggota yang mengikuti Program Bridging Seamolec ITB mengerti apa yang sebelumnya dijelaskan kemudia dilanjutkan dengan pembuatan akun edmodo, pengaturan profil, keikutsertaan dalam grup/kelas/kelompok, penggunaan penyimpanan bahan ajar (library/backpack), penggunaan catatan (note), penggunaan tugas (assigment) dan kuis (quiz), pengunaan edmodo planner, penggunaan search dan filter, penggunaan tagm insign, discover dan filter, penggunaan jajak pendapat (polling), penggunaan badge, dan penggunaan gradebook yang terdapat dalam aplikasi edmodo.
Jadwal team 1 pada hari Selasa, 21 Januari 2013 pun berakhir pada jam 12:00 dan materi selanjutnya yaitu menggambar dasar dilanjutkan dengan belajar android java dengan pendamping team berikutnya sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Berikut gambar yang ambil pada saat anggota yang mengikuti Program Bridging Seamolec ITB belajar dengan materi menggambar dasar.

Selanjutnya pada Jumat, 24 Januri 2014 kegiatan team 1 pukul 08:00 – 11:00 dengan materi ajar Simulasi Visual (3D Visualization). Taufik Hidayat sebagai pengajar utama dengan didampingi anggota team termasuk saya. Dimulai dari penginstalan aplikasi, disini menggunakan aplikasi blender. Tentunya banyak kendala dalam penginstalan aplikasi blender ini untuk leptop leptop yang tidak support dan memakan waktu yang sangat lama untuk hal ini saja. Dilanjutkan dengan tahap pengenalan dari pengertin simulasi visual, jenis simulasi visual, dan fungsi simulasi visual, serta membahasan selanjutnya menerapkan fitur aplikasi pengolahan simulasi visual tahap praproduksi seperti pencarian ide dan konsep, pembuatan premis, pembuatan sinopsis, dan pembuatan storyboard. Dan seharusnya menjelaskan praktik penerapan fitur aplikasi pengolahan simulasi visual tahap produksi seperti pengenalan blender, pengenalan fitur, pemodelan character atau object, texturing, setting environment, menganimasikan, dan rendering awal, editing, mixing, rendering akhir, dan terakhir kemasan, tetapi karena keterbatasan waktu kegiatan ini diterapkan dirumah dan dilanjutkan besok dengan team pengajar lain.
Jadwal team 1 Jumat, 24 Januri 2014 kegiatan team 1 dengan materi ajar Simulasi Visual (3D Visualization) pun berakhir pada jam 12:00 dan materi selanjutnya yaitu menggambar dasar dilanjutkan dengan belajar android java masih sama dengan matakuliah sebelumnya dengan pendamping team berikutnya sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Adapun beberapa situasi gambar dari dokumentasi anggota yang mengikuti Program Bridging Seamolec ITB sebagai berikut:




 

Aplikasi Chat Client Server dengan Java Netbeans

Judul : Aplikasi Chat Client Server dengan Java Netbeans


Deskripsi :
Komunikasi antar pengguna komputer dalam suatu jaringan sangat diperlukan. Dapat dibayangkan jika pengguna jaringan komputer yang berada dalam suatu gedung terpisahkan oleh dinding gedung, tentu komunikasinya akan menjadi terhambat. Sistem chatting adalah sebuah aplikasi client-server yang bisa digunakan untuk mengatasi hal ini. Sistem chatting merupakan sebuah sistem untuk berkomunikasi antar komputer dalam sebuah jaringan. Dalam implementasinya, sistem ini akan sangat efisien dan sangat ekonomis. Pemrograman client-server pada dasarnya adalah pemrograman socket dengan memanfaatkan lapisan transport yang ada pada model referensi Internet. Sebagai salah satu sistem client-server maka sistem chatting dapat dibuat mengguanakan java dengan mengakses socket pada sistem operasi Windows.

Flowchart :



Video :





Capture :